Site icon ramonasalonspa

Serba Serbi Treatment Ratus untuk Organ Kewanitaan

Ratus adalah salah satu jenis perawatan tradisional pada organ kewanitaan, yang dilakukan dengan penguapan atau pengasapan. Sebelum melakukan treatment ini, terapis akan membakar bahan ratus, berupa rempah alami (mulai dari bunga mawar, chamomile, wormwood, mugwort, basil, hingga kayu secang) di bawah kursi ratus. Selanjutnya, customer diminta duduk atau jongkok di kursi khusus, yang bagian tengahnya telah dilubangi sebagai jalur masuk asap ke area tersebut. Asap dari pembakaran ratus tersebutlah yang dimanfaatkan untuk merawat organ kewanitaan. Durasi treatment sekitar 15 – 30 menit. Secara tradisional, ratus dipercaya bisa membersihkan organ reproduksi wanita, mengencangkan otot vagina, mencegah infeksi vagina, mengatasi keputihan, menghilangkan gatal dan bau tidak sedap pada area kewanitaan, membuat organ kewanitaan menjadi harum, meredakan keluhan saat menstruasi, meningkatkan kesuburan, mempercepat pemulihan setelah melahirkan, relaksasi sehingga mengurangi rasa stres, mengatasi wasir, meningkatkan energi, mengatasi sakit kepala hingga meningkatkan kepuasan seksual. Namun, sebenarnya organ kewanitaan tidak membutuhkan proses pembersihan dengan metode khusus, termasuk ratus, karena vagina memiliki cara alami untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya, yang salah adalah dengan menampung sejumlah bakteri baik. Meskipun hingga saat ini, efek dan manfaat ratus bagi kesehatan organ kewanitaan belum terbukti secara klinis, treatment ini masih cukup banyak diminati, karena kombinasi dari semua rempah alami yang dipadukan dengan uap hangat dipercaya dapat memberikan manfaat seperti membuat organ kewanitaan menjadi harum, karena menggunakan berbagai bahan wangi alami yang terkandung di dalam ratus.

Ada beberapa dampak negatif treatment ratus. Pertama, dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur berlebih. Layaknya douching, upaya membersihkan vagina dengan penguapan dikuatirkan nantinya malah dapat mengganggu ekosistem di dalam vagina, sehingga mengganggu keseimbangan koloni bakteri baik yang hidup di dalamnya. Kedua, ratus dapat menyebabakan luka bakar apabila dilakukan oleh terapis yang tidak professional. Kesalahan penanganan saat treatmen dapat menyebabkan kulit vagina melepuh, karena uap yang dihasilkan ramuan ratus memiliki suhu panas, sehingga luka bakar tingkat dua akibat dari penguapan yang terlalu panas dan terlalu dekat. Ratus juga dapat menyebabkan infeksi, jika alat tidak dijaga kebersihannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk membersihkan semua peralatan secara menyeluruh sebelum digunakan

Waktu yang tepat untuk melakukan treatment ratus adalah saat tidak sedang datang bulan. Melakukan ratus sebelum masa haid, biasanya dapat mengurangi rasa nyeri ketika haid.Bahan alami yang digunakan saat ratus akan membuat otot di sekitar organ intim menjadi lebih tenang. Jika melakukan perawatan ini setelah haid, ratus vagina dipercaya membantu membersihkan sisa darah yang memungkinkan menempel di bibir vagina. Ratus tidak disarankan untuk dilakukan dalam kondisi hamil. Hal ini karena dikhawatirkan kandungan aktif dari bahan-bahan yang digunakan untuk ramuan ratus akan dapat menyebabkan kontraksi otot-otot rahim. Selain itu, ratus juga baiknya hanya digunakan oleh wanita yang berusia antara 20 hingga 60 tahun, dan tidak memiliki masalah penyakit kelamin. Ratus vagina boleh dilakukan pada wanita yang masih virgin, karena metodenya hanya penguapan, tidak memasukkan apapun ke organ kewanitaan. Perlu diingat untuk tidak melakukan treatment ratus terlalu sering, demi mencegah organ kewanitaan terlalu kering. Lakukan sesuai kebutuhan, misalnya saja sebulan sekali.

Exit mobile version