
Kecantikan adalah hal yang selalu didambakan tiap orang terutama wanita. Setiap wanita pastinya ingin agar bisa senantiasa tampil cantik, bersih, dan menarik. Kecantikan juga dapat menambah rasa percaya diri kaum hawa dalam bergaul di masyarakat. Apalagi kalau bisa tampil cantik secara natural tanpa perlu menggunakan make up yang terlalu tebal. Maka dari itu, penting untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan wajah agar kulit wajah senantiasa bersih dan sehat. Salah satu perawatan kulit dasar yang harus diperhatikan adalah dengan rutin mencuci muka (facial washing). Pembersih wajah yang tepat adalah yang mampu menghilangkan semua kotoran yang menempel pada kulit, melancarkan sirkulasi dan pernapasan kulit, serta mampu menghasilkan kulit yang segar.
Banyaknya produk pembersih wajah yang beredar di pasaran seringkali menyulitkan dalam menentukan pembersih yang cocok. Tidak hanya merk yang beragam, bahkan dalam satu merk pun ada berbagai jenis pembersih wajah. Hal ini karena pembersih wajah memiliki komposisi bahan yang beraneka ragam tergantung jenis kulitnya. Secara umum, bahan dasar pembersih wajah mengandung air, minyak, dan surfactant (pembersih). Sedangkan cara pembersihan kulit ada 4 yaitu dengan air, dengan minyak, dengan bahan padat yang menyerap kotoran dan dengan penggosokan secara mekanis. Berdasarkan 4 cara tersebut, pembersih kulit dapat dibagi menjadi 5 kelompok antara lain pembersih kulit berbahan dasar air (water based cleansers), pembersih kulit berbahan dasar minyak (oil-based cleansers), pembersih kulit dalam bentuk padat (solid cleansers), pembersih kulit yang dinamakan rolling creams, dan pembersih kulit yang menipiskan atau mengampelas kulit (scrub cleansers).

Bagi pemilik kulit kering, pembersih dengan kandungan susu (cleansing milk) sangatlah cocok digunakan. Karena jenis pembersih ini saat digunakan akan meninggalkan lapisan emollient (zat moisturizer yang dapat melembutkan dan menenangkan kulit kering dan pecah-pecah). Sisa make up dan minyak kulit dapat dibersihkan tanpa mengakibatkan iritasi menggunakan jenis pembersih ini. Penggunaan cleansing milk perlu diiringi dengan mengaplikasikan toner non alkohol. Pemilik kulit kering dapat juga menggunakan sabun pembersih berbentuk busa (cleansing foam) yang tidak mengandung pewangi atau hipoalergenik. Pemilik kulit kering juga perlu menggunakan cleansing scrub secara rutin 1-2 kali seminggu. Hal ini bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit lebih dalam. Berikan pelembap pada wajah setelah menggunakan cleansing scrub.
Bagi yang memiliki kulit berminyak, pembersih wajah yang cocok adalah dengan cleansing milk dilanjutkan menggunakan pembersih berbentuk busa (cleansing foam) yang mengandung sabun yang aman bagi kulit. Jenis pembersih cleansing foam ini ketika dicampur dengan air akan membentuk busa yang dapat membersihkan kulit tanpa meninggalkan minyak. Pemilik kulit berminyak dapat juga menggunakan jenis pembersih berbentuk gel (cleansing gel). Jenis pembersih ini mengandung air, sabun, dan sedikit minyak namun tidak meninggalkan kesan berminyak. Kulit juga akan terasa kencang, lembap, dingin, dan halus. Pemilik kulit berminyak juga perlu menggunakan cleansing scrub secara rutin 2-3 kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati.

Pemilik jenis kulit normal berminyak dan normal cenderung kering (kombinasi) cocok menggunakan pembersih wajah berbentuk mousse (mousse cleanser). Pembersih ini mengandung sabun yang sangat lembut dan air. Berbeda dengan cleansing foam, mousse cleanser tidak perlu dicampur dengan air. Jadi tinggal tekan maka akan keluar busa ekstra lembut yang bisa langsung digunakan pada wajah. Setelah itu tinggal dibilas dan dikeringkan.
Selain itu ada juga cleansing oil yang cocok untuk semua jenis kulit. Cleansing oil sangat tepat untuk membersihkan make up yang tahan air (water proof), dan memiliki tekstur yang lembut di kulit. Ada juga cleansing wipe yang cocok untuk orang yang banyak beraktivitas di luar. Jenis cleansing ini terdiri dari air, penyegar, sabun, dan pelembap ringan. Terakhir ada jenis sabun pembersih wajah berbentuk batangan (cleansing bar). Apabila hendak menggunakan jenis sabun ini, maka pilihlah yang bertekstur dan kenyal. Cara penyimpanan cleansing bar perlu diletakkan di wadah tertutup agar tidak berinteraksi dengan udara yang menurunkan pH sehingga kering dan berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit.
